Hai,
Tahu ga sih
Aku merindukanmu
Lama tak berjumpa
Lama tak bercerita
Yaaaa, aku merindukanmu
Dan kali ini, aku memberanikan diri
Untuk bersua denganmu
#KangenNulis
#BlogGaDiintip
Hai,
Tahu ga sih
Aku merindukanmu
Lama tak berjumpa
Lama tak bercerita
Yaaaa, aku merindukanmu
Dan kali ini, aku memberanikan diri
Untuk bersua denganmu
#KangenNulis
#BlogGaDiintip
Game level 4. Mengamati gaya belajar anak.
Mungkin selama ini saya adalah seorang ibu yang kurang peka terhadap anak. Duuuh, kasian banget ya yang jadi anaknya...
Tapi, semenjak mengikuti kuliah bunda sayang ini, khusunya level 4 ini, saya jadi tahu, kalo si kakak ini seorang pengamat yang detail, suka penasaran dengan sejarah terjadinya sesuatu, misalnya tahun berapa kereta api ini dibuat, kapan pertama kali penyakit rabies ditemukan, dan lain sebagainya.
Sedangkan si adik, tipe yang ga bisa anteng. Dulu saya suka cerewet, kalo nemani ngaji, dia suka goyang-goyang, atau pegang-pegang bibir, wajah dan lain sebagainya. Ternyata kebutuhannya akan bergerak belum terpenuhi. Saat ini, jika sedang mengaji, saya sediakan pensil untuk diketuk-ketuk di meja, atau bola pingpong untuk dipegang-pegang. Dan goyangan badannya pun berkurang.
Dan saya pun semaikn menikmati keseruan menjadi ibu.
#level4
#kuliahbunsayiip
#gayabelajaranak
#aliranrasa
"Ada pameran buku Gramedia lho di Saraba Kawa", cerita saya tadi pagi saat sarapan. "Enaknya kapan ya kita ke sana?"
Ternyata, ketika saya berangkat kerja, Duo Binar diajak Ayah jalan-jalan ke pameran buku. Saat saya pulang, mereka memamerkan 7 buah komik yang mereka dapat saat di pameran.
"Murah-murah Bu, yang ini harganya 10 ribu-an," jelas mereka sebelum saya tanya.
Si kakak segera melahap 7 buah komik tersebut, sambil duduk di pojok kamar. Sedangkan adik, ketika saya tanya, "kok ga baca buku?", dia hanya menjawab "aku nanti dibacakan ibu aja pas mau tidur."
#day10
#tantangan10hari
#level4
#kuliahbunsayiip
#gayabelajaranak
Main apa sore ini?
Diawali bermain sepatu roda, ketika istirahat dekat rak sepatu dan menemukan tali, permainan berganti. Satu naik sepeda, dan satu lagi pakai sepatu roda sambil memegang tali, terus ditarik.
Capek. Ganti lagi permainan.
Salah satu ujung tali diikat ke pagar, dan ujung satunya dipegang hingga tali terentang. Ya, main lompat tali. Tak disangka, permainan lompat tali ini menarik minat anak-anak tetangga sekitar.
Akhirnya, 5 orang anak bermain lompat tali. Duo Binar, sebagai anak yang paling besar, bergantian memegang tali. Ketika salah satu bertugas memegang tali, yang satu bertanggung jawab mengatur antrian.
#day9
#tantangan10hari
#level4
#kuliahbunsayiip
#gayabelajaranak
Saatnya pulang. Jadwal penerbangan jam 6 pagi, maka kami harus sudah berangkat jam 4. Sesampainya di bandara, seperti biasa, mereka tidak bisa diam. Berkeliling dari stand ke stand, masuk Periplus (dan setelahnya laporan "Ibu, bukunya pake bahasa Inggris semua"), melihat aquarium, beberapa photo booth (tapi ga mau di foto).
Penerbangam Semarang - Banjarmasin kali ini harus transit di Surabaya. Dan begitu pula ketika sampai di Bandara Surabaya. Naik turun eskalator dan sebagainya. Karena saya kelelahan mengikuti, akhirnya saya biarkan mereka berkeliling sendiri.
Sampai Banjarmasin menjelang dzuhur, dan kami masih harus menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 5 jam. Mereka tampak kelelahan dan akhirnya tertidur di mobil. Alhamdulillah, akhirnya sampai juga kami di rumah saat adzan maghrib. Apa yang pertama kali mereka lakukan? Menjemput kucing-kucingnya yang dititipkan ke tetangga.
#day8
#tantangan10hari
#level4
#kuliahbunsayiip
#gayabelajaranak