Tuesday, 9 January 2018

Peran Orangtua dalam Fitrah Seksualitas

Diskusi kali ini dibuka dengan artikel yang menunjukkan banyaknya film-film kartun yang disusupi oleh adegan-adegan yanh mengandung unsur LGBT.

Kadang, sangat samar sekali, sehingga para orangtua tidak menyadarinya. Dan anak-anak pun secara tidak sadar akan merekam adegan tersebut sebagai sesuatu hal yang 'biasa'.

Disinilah peran orangtua. Selain memilihkan jenis tontonan, juga sebaiknya menemani mereka saat menonton, dan sambil mendiskusikannya.

#Tantangan10Hari
#Level11
#KuliahBunSayIIP
#MenumbuhkanFitrahSeksualitas

Sunday, 7 January 2018

Ketika Kucing dan Ayam Kawin

Hari Minggu, diskusi mengenai fitrah seksualitas di Kuliah Bunda Sayang group Koordi libur. Tapi diskusi mengenai seksualitas harus berlanjut.

Ktika sore hari kami sedang bermain bulu tangkis di depan rumah, Duo Binar mendadak melihat dua ekor ayam yang sedang kejar-kejaran dan kemudian melakukan perkawinan.  Tak disangka, mendadak muncul pertanyaan yang saya bingung menjawabnya.

"Ibu, ayam jantannya kan gigit ayam betina di leher, sama kaya kucing juga pas kawin. Itu sel telurnya yang jantan masuk lewat leher betinanya kah? Ato gimana?"

Sungguh, sampai hari ini saya bingung untuk menjelaskannya. Mudah-mudahan dalam diskusi mengenai seksualitas di hari selanjutnya, saya bisa mendapatkan pencerahan.

#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#Level11
#MenumbuhkanFitrahSeksualitas

Fitrah Keayahbundaan

Diskusi hari kedua tambah rame. Asli mupeng bisa bikin materi-materi promosi yang keren. Infografis via canva masih dalam taraf percobaan. Kalo video yang bagus tapi gratis apalah yo???

Materi kedua adalah menumbuhkan fitrah keayahbundaan karena ternyata fitrah seksualitas sangat berkaitan erat dengan hal tersebut. Banyaknya penyimpangan seksualitas sebagian besar diduga karena ketidakhadiran sosok ayah atau bunda yang menjadi teladan. Kadang walaupun fisik ada, tapi tidak secara emosional.

Sungguh pe er besrmar buat saya dan juga si ayah dalam mendampingi anak-anak...

#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#Level11
#MenumbuhkanFitrahSeksualitas

Friday, 5 January 2018

Fitrah Seksualitas

Tadi malam, diskusi di group WA Bunda Sayang Koordi sangat menyenangkan. Yang awalnya ngantuk, mata jadi seger.

Yang diangkat kali ini adalah tentang Fitrah Seksualitas, khususnya usia 0-7th. Fitrah seksualitas adalah bagaimana seseorang berpikir bertindak dan berperilaku sesuai dengan jenis kelaminnya. Dan sebaiknya segera dikenalkan sejak usia sedini mungkin. Tepatnya ketika anak mulai bisa mengenali atau membedakan suara ibu dan suara ayah.

Tak hanya diskusi mengenai cara mengenalkan dan mengajarkan fitrah seksualitas saja, namun juga mengenal dan menyikapi tantangan dalam mengembangkan fitrah seksualitas ini. Karena semakin banyaknya artis, tokoh idola yang bergaya dan berdandan tidak sesuai dengan jenis kelaminnya. Bagaimana kita harus menjaga anak-anak kita dari pengaruh buruk tersebut.

Selain itu, sebetulnya tantangan ini bukan hanya untuk kita dan keluarga saja. Namun bagaimana kita waspada dan aware dengan lingkungan di sekitar kita. Belajar peduli dengan lingkungan. Karena lingkungan juga akan mempengaruhi tumbuh kembang anak-anak.

Ada satu yang perlu saya garisbawahi. Semua panca indera akan tertidur saat kita tidur kecuali telinga. Oleh karena itulah kita harus sangat hati-hati saat berdua dan bermesraan dengan suami. Pastikan bahwa kita dalam keadaan "aman" dari anak-anak.

#KuliahBunSayIIP
#Level11
#Tantangan10Hari
#MembangkitkanFitrahSeksualitasAnak

Friday, 22 December 2017

Mendadak Mendongeng

Huwaaaaaa, cukup kaget dengan tantangan kali ini. Selama ini, saya merasa cukup dengan kegiatan Read Aloud menjelang anak-anak tidur. Dengan pilihan buku yang beragam. Tapi mendongeng?

Awalnya, saya masih kagok, ketika mendadak bikin rekaman bersama si kecil. Tanpa ada plot cerita. Sambil menggambar, sambil mendongeng, sambil merekam. Hasilnya? Jangan ditanya. Bikin ketawa yang melihat...

Di hari kedua, saya kali ini mencoba mendongen bersama si kakak. Saya belajar membuat cerita, menuliskannya, dan kemudian belajar membacanya dengan intonasi yang menarik. Si kakak pun iku-ikutan melakukan rekaman. Hasilnya? Lumayan dibanding hari pertama.

Di hari-hari selanjutnya, saya berusaha menuliskan sebuah cerita dulu sebelum saya mendongengkannya kepada anak-anak. Namun adakalanya saya kehabisa ide dan mati gaya. Kalo sudah kaya itu, saya menceritakan tentang masa kecil saya. Tapi ternyata mereka suka. Apalagi ketika kisahnya tentang kekonyolan-kekonyolan saya.

Setelah beberapa hari mendongeng, saya menyadari kalau saya kurang bisa berimajinasi. Saya mungkin sedikit lebih pintar jika saya menceritakan hal-hal yang nyata atau sesuatu yang pernah saya alami dibandingkan dengan kisah fiksi.

Tapiiii, anak-anak tetap suka, dan mereka ketagihan. Mengajak diskusi, ngobrol, cerita ngalor-ngidul.

Ayo Bu, kita cerita lagiii...

#AliranRasa
#KuliahBunSayIIP
#GrabYourImagination