Tuesday, 4 April 2017

Proyek Keluarga #day9

Saatnya panen, horeeee...

Setelah 2 minggu yang lalu panen sawi hidroponik, sore tadi ba'da ashar, kami memutuskan untuk panen lagi. Ya beberapa batang sudah tampak besar dan menunjukkan siap untuk dipanen.

Alhamdulillah, panen sore ini dapat 14 buah 'pohon' sawi. Duo Binar pun langsung bertanya, mau dibagi kemana Bu?

Saya berikan kesempatan mereka untuk memutuskan, dan akhirnya mereka berdua bersepeda sambil membawa 4 kantong sawi untuk dibagikan ke tetangga.

#TantanganHari9
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunSayIIP

Sunday, 2 April 2017

Minuman Jeruk Segar #day8

"Ibu, kita bikin minuman jeruk yuk," pinta Adik.
"Aku juga mau, boleh dibawa sekolah kah Bu?" tanya Kakak.
"Boleh, silahkan." jawab saya.

Segera mereka berbagi tugas. Kakak dan adik bertugas membelah jeruk dan memerasnya, dan saya dapat tugas membuat air gula.

4 butir jeruk telah diperas, dan kemudian mereka membaginya menjadi 2. Punya kakak dimasukkan ke dalam botol minumnya, untuk bekal sekolah. Sedangkan punya adik sebagian segera diminum, dan sebagian dimasukkan ke dalam kulkas.

Proyek sederhana kami hari ini.

#TantanganHari8
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunSayIIP

Tabalong Ethnic Festival 2017

Tabalong Ethnic Festival, merupakan salah satu kegiatan yang cukup ditunggu-tunggu oleh masyarakat Tabalong. Ya, karena ini merupakan sesuatu yang baru -baru berjalan beberapa tahun ini- dan minimnya wisata di sini.

Rupanya, mulai tahun ini, TEF digarap lebih profesional, dengan menetapkan waktu 1-9 April, sejak jauh - jauh hari. Tidak seperti tahun - tahun kemarin, yang jadwal berubah - ubah sesuai dengan "kepentingan penguasa". Kalo pejabatnya kebetulan ga bisa, dipindah jadwalnya. Nah, tahun ini tidak. Supaya iklan mengenai TEF bisa tersebar luas, dan para wisatawan dari luar kota tidak "kecelik" (apa yo bahasa Indonesia nya?).

Hari ini saya dan keluarga berkesempatan melihat sedikit kegiatan TEF. Sayangnya pas pembukaan tadi malam ga bisa datang, karena gerimis dan adik lagi sakit. Sayangnya lagi, musik panting yang dijadwalkan mulai main jam 15.00 WITA ternyata masih sedang dipersiapkan. Akhirnya kami ke sana hanya untuk foto - foto saja.

Berikut jadwal kegiatan TEF selama 1 minggu ini. Yang biasanya menjadi penarik minat wisatawan dan juga warga adalah karnaval yang dijadikan acara penutup. Mudah - mudahan nanti pas tanggal 9 April bisa diberi kesempatan untuk nonton karnavalnya. Aamiin...

Saturday, 1 April 2017

Proyek Keluarga #day7

Waaaah, sudah hari minggu lagi. Apa nih kegiatan hari ini?

Setelah beberapa hari menemani adik yang lagi sakit, hari ini kami memutuskan untuk bersih-bersih halaman. Ayah bertugas memotong dahan-dahan pohon mangga dan phpn ceri yang sudah tak cantik lagi. Saya membuat lubang biopori, karena komposter sedang disiapkan untuk panen, dan si kakak menyapu daun-daun yang berserakan.

Lalu adik? Karena sedang dalam masa pemulihan, dan belum benar-benar fit, kali ini adik menemani kami berkegiatan sambil membaca buku di teras rumah.

#TantanganHari7
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunSayIIP

Ketika Campak Menyerang

Ruam itu muncul di hari ketiga demam. Masih bingung, ini kenapa ya? Kaya 'keringet buntet' istilahnya orang Kawa, tapi kok si adik ga mengeluh gatal.

Malam harinya, semakin banyak di daerah punggung dan dada. Wajah? Penuh. Ditambah lagi cerita adik kalau tadi pagi sempak muntah 2x dan BAB yang encer 2x. Saya langsung curiga campak.

Kebetulan hari sabtu sebelum adik sakit, adik ikut ke puskesmas, dan kebetulan pula ada pasien yang saya curigai menderita campak. Hasil lab nya belum keluar jadi masih curiga. Tapi kan adik sudah imunisasi? Eh tapi kan imunisasi tidak mencegah penyakit? Saya bertanya-tanya terus. Dan sebelumnya juga ada beberapa pasien yang saya curigai campak dengan riwayat imunisasi yang lengkap.

Nah lhooooo, tapi ya sudah lah. Yang penting sekarang gimana caranya adik tetap berjuang untuk melawan sakitnya. Minum alhamdulillah mau. Air putih hangat jadi favorit. Makan? Maunya nyemil buah aja. Sempat makan nasi dan ayam goreng sedikit. Minum obat yang harus dengan perjuangan saya merayunya. Sampai demam 39,6° pun dia ga mau minum obat. Akhirnya saya ajak dia beremdam air hangat, kompres dan skin to skin contact, biar cepet turun panasnya.

Hari ini, hari ke 6 demam, ruam di dada dan punggung mulai berkurang, dan menjalar ke arah tangan dan kaki. Mudah-mudahan bisa segera sehat kbali dan bisa segera bermain seperti biasanya. Amiin...